10 Sekolah Unik di Dunia, Ada Sekolah dari Indonesia Lho

Jakarta – Sekolah merupakan salah satu sarana pendidikan yang tidak terbatas oleh gedung, guru, dan murid saja. Sekolah harus bisa menjadi sarana proses belajar yang membebaskan anak untuk mengembangkan pikirannya.
Meski identik dengan sebuah lembaga pendidikan formal, namun nyatanya banyak sekolah yang diselenggarakan dengan berbagai keunikan. Mulai dari tempat, tema, hingga kurikulumnya.

10 Sekolah Unik yang Ada di Dunia:

1. Sekolah Apung Makoko di Lagos, Nigeria
Sekolah ini disebut unik karena memiliki tempat yang mengapung di kawasan pinggir laut Afrika. Sekolah ini dibuka untuk umum dari segala usia.
Awalnya, sekolah ini dibangun untuk menahan luapan air pasang di daerah danau. Kemudian sekolah ini menjadi tempat belajar yang memiliki dua ruangan, ruangan belajar dan ruangan bermain.
Sekolah apung ini mampu menampung hingga 100 murid bahkan pada kondisi cuaca terburuk sekalipun.

2. Sekolah Kubus di Copenhagen, Denmark
Dilihat dari bentuk tempatnya jelas sekolah ini memiliki keunikan karena berbentuk kubus raksasa yang terbuat dari kaca dan tidak memiliki ruangan-ruangan terpisah.
Ruangan terbuka yang sangat besar itu hanya dipisahkan oleh “tong” raksasa yang dilengkapi tempat duduk nyaman untuk beristirahat dan mendorong siswa untuk berpikir kreatif.
Ruangan kubus ini mampu menampung lebih dari 1.100 siswa. Proses belajar mengajar diadakan di sebuah ruang kaca yang luas, yang biasa mereka sebut gimnasium.

3. Sekolah Pendekatan Individu di Australia
Keunikan sekolah satu ini bisa dilihat dari kurikulumnya. Seperti namanya, sekolah ini memiliki strategi belajar yang sangat berbeda dari sekolah pada umumnya.
Di sekolah ini, setiap siswa memiliki rencana belajar yang berbeda-beda dan bisa dengan mudah disesuaikan sesuai kebutuhan oleh guru atau orang tua.
Siswa-siswi di sini juga bisa mengajukan usulan sendiri untuk meningkatkan proses belajarnya dan membuat proses belajarnya lebih nyaman.
Dalam proses belajar mengajar, sekolah ini membagi kelas menjadi grup kecil, sehingga guru dapat memperhatikan siswanya lebih khusus.

4. Sekolah Perkantoran di Ohio, Amerika
Sekolah ini tidak memiliki ruang kelas, tetapi sebuah ruangan terbuka dengan kubikel-kubikel kecil seperti kubus untuk setiap siswa. Setiap siswa memiliki komputer di mejanya sendiri yang dapat membantunya untuk belajar.
Di sekolah ini, Sahabat belajar sendiri melalui komputer tersebut, dan jika kebingungan atau memiliki pertanyaan, mereka dipersilakan untuk bertanya kepada gurunya. Sekolah ini diperuntukan untuk siswa kelas 3 sampai kelas 12.

5. Sekolah yang Mengajarkan Hal-Hal Berbahaya di San Fransisco, California
Selanjutnya ada sekolah paling unik di California. Sekolah ini menyusun kurikulumnya yang terdiri dari hal-hal berbahaya.
Biasanya, orang tua akan melarang anaknya untuk melakukan hal tersebut. Siswa-siswi di sini diperbolehkan bermain api, membongkar alat-alat rumah tangga, bermain kotor-kotoran, atau sekedar menggambar.
Sekolah ini dimaksudkan agar anak-anak menjadi pencetus proses pembelajarannya sendiri.

6. Sekolah Bebas Gender di Stockholm, Swedia
Seperti namanya, sekolah ini tidak membedakan anak laki-laki dan perempuan. Di sekolah ini, semuanya memiliki peran yang sama.
Para guru menghindari panggilan khusus untuk anak laki-laki atau perempuan seperti “She” atau “He”. Semua anak dipanggil namanya atau dengan kata ganti dia.
Sekolah ini bermaksud untuk melawan anggapan-anggapan yang membedakan anak laki-laki dan perempuan.
Seperti anggapan bahwa anak perempuan tidak lebih hebat dari anak laki-laki, atau sebaliknya, bahwa anak laki-laki tidak lebih kreatif dari anak perempuan. Disini semua sama hebat dan sama kreatif.

7. Sanggar Anak Alam di Yogyakarta, Indonesia
Tempat belajar satu ini memiliki gagasan awal bahwa untuk menyelenggarakan pendidikan tidaklah cukup hanya dilakukan di dalam ruang kelas antara guru dan siswa.
Maka diperlukan proses belajar yang secara holistik terbangun relasi dengan orang tua murid dan lingkungan setempat. Proses belajar tersebut merupakan gerakan untuk menemukan nilai-nilai serta pemahaman hidup yang lebih baik sebagai hakekat dari “Sekolah Kehidupan”.
Di sekolah ini, anak-anak serta komunitas bisa leluasa melakukan eksperimen, eksplorasi dan mengekspresikan berbagai temuan pengetahuan dengan memanfaatkan lingkungan di sekitarnya sebagai media belajar.

8. Sekolah Steve Jobs di Amsterdam, Belanda
Sekolah ini menggunakan sistem belajar mandiri. Setiap anak memiliki program belajarnya sendiri. Tapi, setiap 6 minggu sekali, program itu akan diatur ulang oleh anak itu sendiri, orang tua, dan gurunya. Sehingga, proses belajar tetap terkontrol oleh guru. Sekolah ini dibuka untuk anak kelas 4 sampai kelas 12.

9. Sekolah yang Mendorong Rasa Empati dan Kreatifitas di New York, Amerika
Pendiri sekolah ini percaya bahwa sekolah harus seperti taman bermain. Sistem pendidikan yang berlaku di sekolah ini diharapkan bisa mendorong siswanya agar meluangkan waktu untuk belajar.
Siswa kelas 2 sampai kelas 8 mendiskusikan cara untuk meningkatkan proses daur ulang, membuat miniatur tiga dimensi kota New York, dan melakukan hal seru lainnya untuk mengembangkan keingintahuan siswanya. Baca juga:5 SMA dengan Biaya Sekolah Termahal di Indonesia, Bisa Rp 495,6 Juta Setahun

10. Sekolah Gunung dan Gua di Stockholm, Swedia
Bukan sekolah yang berada di dalam gua sungguhan, tetapi sekolah ini didesain menjadi sebuah gunung-gunung dan gua sehingga anak-anak yang bersekolah di sini tidak akan merasa bosan.
Di sekolah ini, tidak ada ruang kelas. Jadi, sekolah ini merupakan ruang terbuka yang luas dengan miniatur alam. Proses belajarnya pun memadukan unsur seni, musik, dan tarian.

Nah, itulah 10 sekolah unik yang ada di dunia. Kalau detikers tertarik dengan sekolah yang mana?

Fahri Zulfikar – detikEdu
[https://www.detik.com/edu/sekolah/d-5837190/10-sekolah-unik-di-dunia-ada-sekolah-dari-indonesia-lho?tag_from=wpm_cb_lifestyle_5&utm_source=detik.com&utm_medium=referral]