karya anak salam

Rayyi dan Secangkir Kopi

Pagi itu, Lapangan Salam berubah menjadi sebuah warung kopi kecil. Di atas meja sederhana, terpajang nama lapak yang ditulis tangan: Bar Jalan-Jalan Kopi DST. Berbagai menu kopi juga tertata di...
karya anak salam

Maxim Belajar dari Kue Berlapis

Menjadi presenter terakhir pada hari itu bukanlah posisi yang mudah. Sebagian orang tua yang sebelumnya memenuhi ruangan sudah pulang, dan suasana Studio Garasi tidak lagi seramai sesi-sesi sebelumnya. Namun kondisi...
Blog

“Di Beranda INS Kayutanam”

Sore turun perlahan di halaman INS Kayutanam. Angin membawa bau kayu basah dari ruang pertukangan. Dari kejauhan terdengar bunyi ketukan palu, suara anak-anak bernyanyi, dan gesekan pensil di papan gambar....
karya anak salam

Menjaga Api “Pakpung” Tetap Menyala

Di penghujung rangkaian presentasi hari itu, setelah suasana emosional dari presentasi sebelumnya perlahan mereda, Citralekha Laksmi Purohita melangkah maju untuk menyampaikan perjalanan risetnya. Ruang Petruk Bawah masih dipenuhi jumlah audiens...
karya anak salam

Es Dawet dan Perjalanan Belajar Ras

Pagi itu, ruang Limbuk Cangik sudah ramai sejak sebelum presentasi dimulai. Teman-teman duduk berkelompok sambil bercakap kecil, beberapa orang tua saling menyapa, sementara fasilitator sibuk membantu menyiapkan perlengkapan kegiatan. Di...