Malam Terasa ”Panas” di DST

Euforia pembukaan Pameran Caraka di Warung Kopi DST belum usai. Di Whatsapp Group orang tua (ortu) SALAM masih meriah. Mulai dari perbincangan performance anak-anak SALAM yang tampil hingga saling lempar foto candid selama acara berlangsung.

Promotor CARAKA SALAM

Memang acara kemarin warga SALAM bisa dibilang tumplek blek. Dari informasi owner-nya DST, warga kampung setempat mendapatkan kurang lebih Rp 340 ribu dari tariff parkir. Jika satu motor dipatok Rp 2.000 maka sudah ada 170 motor yang datang. Jika satu motor ditumpangi dua orang maka sudah ada 340 orang yang hadir dalam pembukaan Pameran Caraka yang diadakan tepat pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2018. Lumayan lah ya.

Acara sore itu dimulai dengan penampilan Jimbe SALAM. Pada sesi pertama, performance diselingi dengan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan para seniman. Pada sesi pertama ini penampil lebih banyak didominasi oleh warga Salam, mulai dari Agni Band, Eman-Eman Band, Angguk Dara Jelita, Dj Abram, Drumblek. Baru pada sesi kedua banyak menampilkan para Kerabat SALAM, seperti Tantri Baharudin yang menyanyi dengan merdunya, DJ Avril yang mampu “memanaskan” DST. DJ yang masih duduk di bangku kelas 5 SD Ungaran ini mampu membuat warga SALAM jingkrak-jingkrak heboh, mulai dari anak-anak kecil, remaja, hingga ibu-ibu yang tak mau kalah berajojing ria.

Seru? Jelaslah. Acara SALAM pernah nggak seru po? Heheee. Bahkan anak-anak kelas 6 dan para ortunya seolah enggan untuk meninggalkan venue lebih dulu, padahal keesokan harinya mereka melaksanakan ujian nasional (unas). Tapi apa mau dikata, maafkan ya jika kami, ortu yang lain, bener-bener till drop berada di lokasi pameran di Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Juragan Warung Kopi Dst

Acara kemarin terbilang sukses, meski sebagai narahubung wartawan saya cukup kecewa karena hanya dua media yang akhirnya datang dan merekam kegiatan ini. Tapi, begitu melihat salah satu tulisan media online yang meliput kami, liputan6.com, ternyata mampu mengobati kekecewaan ini. Dalam liputan itu semua benar-benar dikulik dan disajikan dengan bahasa yang enak dibaca. Kekecewaan ini cukup terbayarkan. Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara Pameran Caraka ini bisa terwujud, sukses, lancar, dan terdokumentasikan.

Nah, jangan lupa juga hari Minggu (6/5) nanti masih aka nada Workshop Shibori bersama Ortu SALAM Elisabeth Heydi dan hari Sabtu (12/5) ada Workshop Hand Sewing Leather Wallet bersama Wawan Sempu Wooden House yang pesonanya membuat para ibu-ibu Salam klepek-klepek. So, don’t miss it. Langsung hubungi panitia untuk ikut dua workshop tersebut sebelum kuotanya habis. Salam Bravo!!