Saling Belajar

Ada 10 anak SALAM yang presentasi pada tanggal 9 Mei 2019—riset yang ditampilkan serta waktu dan tempat juga berbeda-beda, keterbatasan dalam mendokumentasikan setiap presentasi membuat kami yang bertugas meliput membagi jadwal agar semua anak bisa diliput. Saya mendapat giliran meliput teman-teman yang presentasi di Togog Bilung. Dihadiri oleh berbagai kelas dan tamu-tamu lainnya, ruangan tersebut lumayan penuh.

Presentasi kelas 4 SD

Presentasi yang lebih dulu ditampilkan : Ayube, Tatto, Putri, Leon, dan Razin. Riset yang ditampilkan masing-masing menggunakan media power point ,video, ataupun keduanya. Riset yang dilakukan oleh seluruh anak kelas 4, bermula dari kegiatan jalan-jalan mereka di daerah RT 04, Nitiprayan, dengan tujuan agar anak-anak dapat mengenal daerahnya sendiri. Meski pada akhirnya tidak semua bisa melakukan riset di daerah RT 04, karena terkendala oleh beberapa hal.

Video yang ditampilkan pertama kali adalah video riset Ayube, yaitu wawancara di warung Bakmi Prayan dan praktek membuat nasi goreng. Namun, Ayube tidak dapat hadir di presentasi karena sedang berada di luar kota, sehingga fasilitator kelas 4 lah yang mewakilkan. Video yang ditampilkan membahas tentang masakan yang dijual serta pembuatannya di Bakmi Prayan dan praktek memasak nasi goreng yang dilakukan Ayube bersama keluarganya.

Video ke dua yang ditampilkan adalah hasil riset Tatto di tempat las. Alasan dipilihnya tempat las sebagai media risetnya karena Tatto menyukai otomotif. Presentasi yang ditampilkan Tatto membahas seputar wawancaranya dengan Pak Wawan (narasumber Tatto), yaitu daftar pertanyaan serta jawabannya, benda-benda yang ada di sana, dan apa saja yang dijual. Di sesi tanya jawab, ada yang bertanya pada Tatto, “sudah punya rencana untuk melakukan sesuatu dengan hasil riset yang dilakukan?”, Tatto pun menjawab bahwa kedepannya dia ingin memodifikasi motor.

Presentasi selanjutnya oleh Putri, tentang nasi goreng. Putri sangat menyukai makanan yang bernama nasi goreng, alasan itulah yang membuatnya memilih nasi goreng sebagai tema riset. Power point dan video yang ditampilkan Putri membahas tentang narasumber, pendamping, alat dan bahan, serta cara membuat nasi goreng.

Urutan presentasi keempat adalah Leon. Leon memilih riset tentang PS Semar karena ia suka bermain ps sejak kecil. Setelah membuat daftar pertanyaan di kelas, didampingi Papanya, Leon meminta izin dan wawancara. Namun, PS Semar yang dimaksud tidak berada di daerah RT 04, melainkan di daerah luar sekitaran RT 04. Sebab, Ayahnya lah yang meminta Leon untuk wawancara di PS an lain.

Presentasi terakhir yang ditampilkan kelas 4 adalah video hasil risetnya Razin. Riset yang dilakukan Razin adalah mengenal berbagai peralatan bengkel motor yang tersedia. Video yang ditampilkan berisi tentang peralatan dan rekaman suara narasumber. Awalnya toko bengkel motor yang dimaksud masih berada di RT 04, namun ketika Razin ingin mencoba wawancara ditemani Bundanya, pemilik bengkel tersebut menolak karena alasan sibuk. Akhirnya, Razin melakukan wawancara di bengkel lain sekitaran RT 04. Razin memilih untuk riset tentang bengkel motor karena sebelumnya dia tertarik, tapi makin ke sini dia merassa sudah tidak ada ketertarikan lagi terhadap bengkel.

Sebelum presentasi kelas 4 berakhir dan beralih ke presentasi kelas lain. Demi menghargai penonton yang masih terus bertahan hingga presentasi selesai, Mbak Tyas, selaku fasilitator kelas 4 memberi hadiah kepada penonton yang masih hadir dengan memutarkan film karya anak kelas 4 dahulu (sekarang sudah kelas 5), yang berjudul ‘Jek-jekan dan gadget’. []