Anak-Anak Menemukan Jalannya Sendiri

Akhir semester sudah hampir usai di Sanggar Anak Alam (SALAM). Itu terlihat dari kesibukan anak-anak yang menyiapkan presentasi akhir semester. Anak saya di kelas 6, presentasi sudah dilakukan tanggal 1 November lalu.

Anak-anak Kelas Enam Tengah Presentasi Proses Belajar Smester 1

Berbeda dengan kelas sebelumnya, di kelas terakhir sekolah dasar ini mereka lebih banyak me-review kembali hasil riset dan apa yang dialami, pelajaran yang mereka dapatkan di kelas 3, 4, dan 5. Presentasi dilakukan per kelompok sesuai bidangnya masing-masing. Ada kelompok Bahasa, Berhitung, Seni dan Budaya.

Masing-masing kelompok menjelaskan tentang riset yang mereka lakukan di kelas sebelumnya, kemudian mereka juga mengungkapkan aspek mana saja yang sudah mereka pahami dan yang belum mereka mengerti.

Dengan merekonstruksi, mengungkapkan mana saja yang mereka mengerti dan belum, saya rasa itu awal yang bagus untuk kemudian dicarikan solusinya. Saat sesi tanya jawab dengan orang tua, mereka pun mengungkapkan akan lebih banyak membaca dan mencari tahu serta belajar hal-hal yang belum mereka pahami sebagai solusinya. Itu mengingat mereka sebentar lagi akan menghadapi riset soal-soal menjelang ujian “mendapatkan ijazah” berlangsung.

Dalam kacamata saya, presentasi yang dilakukan kelompok membuat beberapa anak terlihat acuh tak acuh saat sesi tanya jawab. Karena mungkin mereka sudah merasa “toh nanti bakalan ada teman yang menjawab”. Persepsi itu pun saya ungkapkan ke fasilitator ketika sesi diskusi bersama ortu berlangsung saat jeda presentasi.

Namun, ternyata pandangan saya ini tak sepenuhnya benar. Kesimpulan itu saya dapatkan setelah fasilitator yang terdiri dari Mas Ubed, Bu Erwin, dan Mbak Reni menjelaskan. Bahwa pembagian kelompok ini menempuh proses panjang. Begitu pula saat mereka, masing-masing kelompok, melakukan pembagian tugas siapa yang akan memperkenalkan anggota kelompoknya, siapa yang akan menjelaskan saat presentasi, hingga siapa yang akan menjawab saat sesi tanya jawab. Mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya dan berproses dengan sendirinya. Dan saya hanya orang luar yang cuman bisa komentar hehehe.

Presentasi ditutup dengan penampilan musik kelas 6

Dari presentasi yang dilakukan kemarin, saya juga melihat anak-anak sudah bisa menguasai “panggung” baik saat menjelaskan hasil riset mereka maupun saat sesi tanya jawab. Apalagi saat itu tak hanya ortu saja yang hadir dan menyaksikan presentasi mereka. Selain kami ortu, juga ada adik-adik kelas 5 serta fasilitator mereka di kelas sebelumnya. Serta para mahasiswa dari Surakarta yang kala itu sedang studi banding di SALAM. Kemudian diakhir sesi, anak-anak melantunkan dua buah lagu untuk menghibur kami semua.[]