Dian Martiningrum

Dian Martiningrum

Dian Martiningrum, sarjana pendidikan, jurusan Bahasa Inggris, alumni Universitas Kristen Indonesia (UKI),  kelahiran Jakarta, 19 Maret 1979 biasa dipanggil dengan nama Ibu Dian, istri dari Bapak Ignatius Sugiarto ini sudah dikarunia dua anak yaitu Renane Anak Pungkasasi dan Ilumi Lenang. Tinggal di Perum Bumi Tirtonirmolo Indah I / B6 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul ini memiliki hobi jalan-jalan ,mendengarkan musik, dan memasak.

Sebelum bergabung dengan SALAM pada 2008, Ibu Dian pernah bekerja di Lembaga Bahasa Inggris LIA di Solo selama setahun (2003-2004).

Dian Martiningrum
Dian Martiningrum

Ibu Dian mengenal SALAM ketika hendak mencarikan sekolah untuk Nane anak pertamanya. Ketika itu Ibu Dian mendapatkan info dari temannya tentang SALAM. Awalnya Ibu dua anak ini mencoba datang untuk  ujicoba  terlebih dahulu, dan setelah merasa nyaman, akhirnya Nane melanjutkan proses belajar di SALAM hingga sekarang. Ibu Dian bergabung menjadi fasilitator di SALAM  mulai tahun 2008. Awal bergabung di SALAM lebih dalam rangka mendampingi proses belajar anak (khususnya anak sendiri) dan juga belajar untuk mengembangkan diri serta menambah wawasan. Rasa nyaman akan proses belajar di SALAM membuat beliau cepat beradaptasi untuk ikut berproses bersama teman-teman fasilitator yang lain. Berawal menemani teman-teman kecil di Sekolah Dasar, kelas satu, dua dan tiga, kemudian menjadi koordinator Sekolah Dasar selama tiga tahun. Ketika anaknya yang nomor dua mulai memasuki kelompok bermain bu Dian berpindah dari koordinator SD ke Kelompok Bermain.Di Salam sangat mungkin fasilitator berpindah baik yng dari SD ke Kelompok Bermain (KB) maupun dari KB ke SD atau Taman Anak (TA). Semua fasilitator mempunyai kesempatan belajar di semua unit yang ada di SALAM. Sekarang setelah Mile anak bu Dian sudah masuk di TA dan sudah dapat ditinggal, bu Dian menemani anak-anak di SMP, saat ini beliau menjadi koordinator SMP.Suaminya yang lebih akrap dipanggil pak Cling juga memberi dukungan sepenuhnya, beliau  aktif di forum orang tua dan siap memberi masukan-masukan untuk SALAM. Bahkan komunitas Teater Garasi yang beliau pimpin juga sering memberi dukungan kepada SALAM.

Untuk pengembangan metodologi di Salam bu Dian dipercaya sebagai komandannya, menemani Yudhis ketua PKBM SALAM, dan penyambung lidah pak Toto yang bertanggung jawab pada pengembangan kurikulum di SALAM. Sebagai fasilitator yang sudah cukup berpengalaman, bu Dian bertanggung jawab mendampingi fasilitator baru dan juga relawan-relawan baru, mencermati proses belajar anak-anak maupun diskusi-diskusi dengan sesame fasilitator. (Agung Setyadi)