Blog

ELLA & KEGEMARAN MENGGAMBAR

Menggambar, sebenarnya bukan hal yang baru-baru ini dilakukan oleh Ella. Ella kerap menggambar di waktu luangnya, tidak jarang justru meluangkan waktu untuk menggambar. Ia terbiasa menggambar di kertas, maupun di tablet. Namun, di semester ini, Ella ingin menggambar dengan lebih serius. Ia memilih gambar sebagai risetnya. Jika mendengar kata riset menggambar, barangkali yang terbetik di benak kita adalah mempelajari teknik, kecepatan maupun gaya. Namun, Ella memiliki tujuan yang berbeda. Ia ingin menggambar agar bahagia.

Menurut Ella, selama risetnya berlangsung, tujuan itu tercapai jika melihat gambar yang ia hasilkan sesuai dengan apa yang telah ia bayangkan sebelumnya.

Dengan tujuan yang jauh dari perkara-perkara teknis seperti material, brush, alas dan lain sebagainya, Ella memulai risetnya tanpa dibatasi tema tertentu. Namun, seiring berjalannya waktu ternyata gambar Ella mengerucut ke dalam satu tema tertentu, yaitu kucing. Ia menggambar siluet kucing dari berbagai sudut pandang, tokoh kucing fantasi, hingga wajah kucing dengan berbagai ekspresi. Ella memang seorang penyuka kucing.

Ella menggambar di beberapa media, seperti kanvas dengan menggunakan cat acrylic, kertas dengan menggunakan pensil maupun gambar di tablet.

Dalam perhelatan akhir semester ini, Ella memilih untuk menggelar pameran gambar-gambarnya. Gambarnya baik yang ada di media kanvas, kertas maupun gambar cetak dari tablet ditata di dalam satu ruangan. Ada gambar yang digantung, ditempel maupun dijejer. Ella juga membuat gambar 3 dimensi yang ia buat menjadi sebuah topeng.

Selain menampilkan gambar yang memenuhi ekspektasinya, Ella juga menampilkan gambar yang menurutnya butuh beberapa perbaikan. Salah satunya, gambar Gnarpy, salah satu tokoh game kesukaannya. Ella menggambar beberapa versi Gnarpy, namun ada satu versi yang menurutnya kurang proporsional. ‘Ekornya kurang gede,’ menurut Ella.

Dalam pembukaan pamerannya, Ella menyambut pengunjung dan menyediakan diri apabila ada pengunjung yang ingin bertanya. Selain tertarik dengan cara Ella menggambar, rata-rata yang membuat pengunjung penasaran adalah deskripsi yang Ella sematkan di beberapa gambar.

Di beberapa gambar, Ella membuat deskripsi yang cukup panjang. Ia menulis tentang proses yang ia lalui hingga ia berhasil membuat gambar tersebut. Ella menyebut juga tentang kesan yang ia harapkan dari gambar tersebut, juga tentang emosi-emosi yang ia rasakan selama mengerjakannya. Beberapa pilihan kata yang ia gunakan, menunjukkan proses berpikir yang cukup dalam yang dialami oleh Ella.

Ella lebih akrab dengan bahasa Inggris, jadi ia pun menulis dalam bahasa Inggris. Namun, untuk memudahkan semua pengunjung, Andre fasi kelas 4 telah mengalihbahasakan tulisan Ella ke dalam bahasa Indonesia.

Belajar dari proses yang ia lalui selama menggambar, Ella memiliki saran jika seseorang ingin menggambar untuk mencari kebahagiaan. Menurutnya, sebelum langsung menggambar di media, sebaiknya proses menggambar dimulai dari membuat sketsa dulu. Tahapan ini memudahkan, karena dengan membayangkan hasil akhir gambar yang diinginkan, akan lebih mudah dalam proses menggambar.[]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *