KEARIFAN LOKAL

Kearifan lokal merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri. Kearifan lokal (local wisdom) biasanya diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi melalui cerita dari mulut ke mulut. Kearifan lokal ada di dalam cerita rakyatperibahasalagu, dan permainan rakyat. Kearifan lokal sebagai suatu pengetahuan yang ditemukan oleh masyarakat lokal tertentu melalui kumpulan pengalaman dalam mencoba dan diintegrasikan dengan pemahaman terhadap budaya dan keadaan alam suatu tempat.

Orang Boti Belajar Motret. Foto by. Toto Rahardjo

Kearifan lokal terdiri dari dua kata, yaitu kearifan (wisdom) atau kebijaksanaan, dan lokal (local) atau setempat. Jadi arti kearifan lokal secara sederhana dapat dipahami sebagai gagasan setempat yang bersifat genuin, bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.

Kearifan lokal sepadan dengan identitas budaya bangsa, yang dapat menjadikan suatu bangsa mampu memiliki jati diri dan berpengaruh terhadap watak dan karakter masyarakatnya.

Kearifan lokal juga dapat dibagi menjadi dua, yaitu segala nilai, konsep dan teknologi yang telah dimiliki sebelum mendapat pengaruh asing; serta daya yang dimiliki suatu bangsa untuk menyerap, menafsirkan, mengubah dan mencipta sepanjang terjadinya “pengaruh asing”.

Maka, kearifan lokal merupakan karakter yang berlandaskan dan bernapaskan gagasan, atau pandangan hidup yang berasal dari budaya lokal. Karena itu, kearifan lokal sesungguhnya mengandung banyak sekali keteladanan dan kebijaksanaan hidup.

Indonesia itu memiliki keberagaman budaya yang salah satunya mencakup hubungan kearifan lokal di dalam masyarakat. Kearifan lokal dapat didefinisikan sebagai suatu kekayaan budaya lokal yang mengandung kebijakan hidup dan pandangan hidup yang mengakomodasi kearifan hidup—Kita bisa cari tahu apa peranan kearifan lokal dalam membangun sebuah komunitas.
Kearifan lokal merupakan filosofi dan pandangan hidup yang terwujud dalam berbagai bidang kehidupan seperti nilai sosial dan ekonomi, arsitektur, kesehatan, tata lingkungan, dan sebagainya. Hal ini bisa dilihat pada kearifan lokal mengenai keselarasan alam yang telah menghasilkan pendopo dalam arsitektur Jawa. Pendopo dengan konsep ruang terbuka menjamin ventilasi dan sirkulasi udara yang lancar tanpa perlu penyejuk udara agar konsep rumah tetap ramah lingkungan.

Kearifan lokal diibaratkan sebagai pegangan hidup secara turun temurun, maka pemberdayaan komunitas adalah alat untuk merekatkan kehidupan bermasyarakat. Pemberdayaan komunitas yang dimaksud di sini adalah suatu proses pembangunan di mana masyarakat berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial guna memperbaiki situasi dan kondisi diri sendiri. Dengan terlibat dalam pemberdayaan komunitas, setiap anggota masyarakat akan merasa lebih dekat dan peduli dengan sesama anggota di lingkungan masyarakatnya

Melalui nilai-nilai kearifan lokal, pemberdayaan komunitas dapat dilakukan dengan lebih efektif dan sesuai dengan karakter masyarakat sasaran. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami apa yang menjadi akar budaya di masyarakat masing-masing. Tujuannya agar komunitas di masyarakat kita bisa berkembang sesuai dengan akar dan karakteristiknya sesuai dengan perkembangan zaman. Kearifan lokal dapat memiliki sifat antar budaya dan antar etnik yang ada. Jika sifat-sifat tersebut sudah menjadi satu, maka kearifan lokal tersebut dapat membentuk tingkat tatanan nilai yang baru yakni nilai budaya yang bersifat nasional. ***